An-Naaziaat (79) : 29
وَأَغْطَشَ لَيْلَهَا وَأَخْرَجَ ضُحَاهَا
Dan Ia menjadikan malamnya gelap-gelita, serta menjadikan siangnya terang-benderang. |
An-Naaziaat (79) : 30
وَالْأَرْضَ بَعْدَ ذَلِكَ دَحَاهَا
Dan bumi sesudah itu dihamparkannya (untuk kemudahan penduduknya), - |
An-Naaziaat (79) : 31
أَخْرَجَ مِنْهَا مَاءَهَا وَمَرْعَاهَا
Ia mengeluarkan dari bumi itu: airnya dan tumbuh-tumbuhannya; |
An-Naaziaat (79) : 32
وَالْجِبَالَ أَرْسَاهَا
Dan gunung-ganang pula dikukuhkan letaknya (di bumi, sebagai pancang pasak yang menetapnya); |
An-Naaziaat (79) : 33
مَتَاعًا لَكُمْ وَلِأَنْعَامِكُمْ
(Semuanya itu) untuk kegunaan kamu dan binatang-binatang ternak kamu. |
Abasa (80) : 17
قُتِلَ الْإِنْسَانُ مَا أَكْفَرَهُ
Binasalah hendaknya manusia (yang ingkar) itu, betapa besar kekufurannya? |
Abasa (80) : 18
مِنْ أَيِّ شَيْءٍ خَلَقَهُ
(Tidakkah ia memikirkan) dari apakah ia diciptakan oleh Allah? - |
Abasa (80) : 19
مِنْ نُطْفَةٍ خَلَقَهُ فَقَدَّرَهُ
Dari air mani diciptakanNya, serta dilengkapkan keadaannya dengan persediaan untuk bertanggungjawab; |
Abasa (80) : 20
ثُمَّ السَّبِيلَ يَسَّرَهُ
Kemudian jalan (baik dan jahat), dimudahkan Tuhan kepadanya (untuk menimbang dan mengambil mana satu yang ia pilih); |
Abasa (80) : 21
ثُمَّ أَمَاتَهُ فَأَقْبَرَهُ
Kemudian dimatikannya, lalu diperintahkan supaya ia dikuburkan; |
Page 12 of 14
