Al-Waaqiah (56) : 28
فِي سِدْرٍ مَخْضُودٍ
Mereka bersenang-lenang di antara pohon-pohon bidara yang tidak berduri. |
Al-Waaqiah (56) : 29
وَطَلْحٍ مَنْضُودٍ
Dan pokok-pokok pisang yang tersusun rapi buahnya, |
Al-Waaqiah (56) : 30
وَظِلٍّ مَمْدُودٍ
Dan naungan yang tetap terbentang, |
Al-Waaqiah (56) : 31
وَمَاءٍ مَسْكُوبٍ
Dan air yang sentiasa mengalir, |
Al-Waaqiah (56) : 32
وَفَاكِهَةٍ كَثِيرَةٍ
Serta buah-buahan yang banyak, |
Al-Waaqiah (56) : 33
لَا مَقْطُوعَةٍ وَلَا مَمْنُوعَةٍ
Yang tidak putus-putus dan tidak pula terlarang mendapatnya, |
Al-Waaqiah (56) : 34
وَفُرُشٍ مَرْفُوعَةٍ
Dan tempat-tempat tidur yang tertinggi keadaannya. |
Al-Waaqiah (56) : 35
إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً
Sesungguhnya Kami telah menciptakan isteri-isteri mereka dengan ciptaan istimewa, |
Al-Waaqiah (56) : 36
فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا
Serta Kami jadikan mereka sentiasa dara (yang tidak pernah disentuh), |
Al-Waaqiah (56) : 37
عُرُبًا أَتْرَابًا
Yang tetap mencintai jodohnya, serta yang sebaya umurnya. |
Page 22 of 24
